Home / Kegiatan / SBY Menerima Royalty

SBY Menerima Royalty

SBYMasa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kini tinggal menghitung hari. Posisinya akan digantikan oleh Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi).

Sebelum menutup jabatannya, Karya Cipta Indonesia (KCI) menyerahkan royalti hak cipta dan karya kepada SBY sebesar Rp 16,6 juta. Royalti itu dibayarkan bertepatan pada hari ulang tahunnya yang berlangsung pada 9 September lalu.

“Kebetulan SBY jadi anggota KCI sudah lama, karena albumnya yang didaftarkan ke KCI sejak rekaman pada 2010,” ungkap anggota Badan Pengawas KCI, Bens Leo saat dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (4/10).

Menurut Bens Leo, pembayaran royalti itu bukan merupakan gratifikasi, melainkan hak SBY atas penggunaan lagu-lagunya di masyarakat. Sejak meluncurkan album pertamanya, hingga kini SBY telah menciptakan lebih dari 40 lagu.

“Jadi, (lagu SBY) sudah didaftarkan ke KCI, otomatis para anggota berhak atas royalti. Setelah dikumpulkan, kami berpandangan akan bagus (diberikan) saat ultah,” beber dia.

Royalti tersebut diperoleh dari pembayaran para pengguna (user), seperti rumah-rumah karaoke, panggung pertunjukan, siaran radio dan televisi, hotel dan restoran serta tempat-tempat hiburan lainnya di seluruh Indonesia dan dunia, selama kurun waktu 3 tahun berjalan.

“Biasanya royalti disesuaikan dengan tanggal tertentu, contohnya menjelang sekolah. Misalnya, Mei atau Juni. Karena kepentingan pencipta lagu untuk membiayai anak-anaknya sekolah,” jelas Bens Leo.

KCI didirikan oleh para tokoh pencipta lagu serta para pemerhati dan pencinta musik lainnya, DPR serta pemerintah. KCI telah mendapat kuasa dari para pencipta lagu Indonesia untuk melakukan reciprocal agreement dengan lembaga-lembaga sejenisnya dari berbagai negara di seluruh dunia.

Sebagai penerima kuasa dari para pencipta lagu, KCI diberikan hak untuk mengumpulkan royalti, khususnya hak mengumumkan (performing right).

sumber : Merdeka.com